Membaut Penjernih Air Sederhana Dengan Bahan Mudah didapat

Apa kabar semuanya? Kami harap kalian baik-baik saja ya. Membuat penjernih air sendiri dari bahan mudah didapat merupakan salah satu cara untuk mendapatkan air bersih yang bagus untuk kesehatan.
Daftar Isi:
- Alat dan Bahan yang Diperlukan
- Membuat Penjernih Air Sederhana dari Plastik
- Membuat Filter Air dari Arang
- Memasang Filter Air
- Cara Menggunakan Penjernih Air
- Manfaat Menggunakan Penjernih Air
- Kesimpulan
Silahkan lanjut membaca untuk mengetahui cara membuat penjernih air dan filter air sederhana dari bahan mudah didapat.
Alat dan Bahan yang Diperlukan
Untuk membuat penjernih air sederhana ini, kita membutuhkan beberapa alat dan bahan yang mudah didapat. Berikut adalah daftarnya:
– Bahan:
- 1 ember atau wadah besar
- 1 kain katun atau kain kasa
- Arang aktif (bisa didapatkan di apotek)
- Pasir halus
- Kerikil kecil
– Alat:
- Pisau atau gunting

“Dengan menggunakan bahan-bahan yang mudah didapat ini, kita dapat membuat penjernih air sederhana yang efektif untuk menyaring kotoran dan meningkatkan kualitas air.”
Membuat Penjernih Air Sederhana dari Plastik

Membuat penjernih air sendiri merupakan solusi mudah dan murah. Hanya dengan menggunakan bahan-bahan sederhana yang mudah didapat, Anda dapat membuat penjernih air yang efektif.
Cara pembuatannya sangat mudah . Anda hanya perlu menyiapkan botol plastik bekas, isian berupa pasir, kerikil, arang aktif, dan kain kasa.
Jika Anda ingin membuat penjernih air yang lebih efektif, Anda dapat menambahkan beberapa tetes larutan perak atau klorin ke dalam air yang akan disaring.
Membuat Filter Air dari Arang
Arang aktif adalah bahan alami yang sangat efektif dalam menghilangkan kotoran, kontaminan, dan bau dari air. Dalam tutorial ini, kita akan menunjukkan kepada Anda cara membuat filter air arang sederhana yang dapat membantu Anda mendapatkan air minum yang lebih bersih dan lebih sehat.
- Mudah dibuat: Filter air arang sangat mudah dibuat dan hanya membutuhkan beberapa bahan sederhana.
- Terjangkau: Bahan-bahan yang dibutuhkan untuk membuat filter arang sangat terjangkau, menjadikannya pilihan hemat biaya untuk pemurnian air.
- Efektif: Arang aktif adalah penyerap yang sangat baik, menjadikannya efektif dalam menghilangkan kotoran dan kontaminan dari air.
- Aman digunakan: Filter arang aman digunakan dan tidak menimbulkan efek samping berbahaya.
- Ramah lingkungan: Arang aktif adalah bahan alami yang dapat dibiodegradasi, menjadikannya pilihan ramah lingkungan untuk pemurnian air.
- Menghilangkan bau: Arang aktif secara efektif menghilangkan bau dari air, menjadikannya pilihan yang bagus untuk air yang berbau.
- Menghilangkan klorin: Filter arang dapat menghilangkan klorin dari air, yang merupakan bahan kimia yang umum digunakan dalam persediaan air kota.
Memasang Filter Air
Proses pemasangan filter air sangatlah mudah. Pertama, siapkan bahan-bahan yang dibutuhkan seperti wadah, kerikil, pasir, arang aktif, dan kain katun. Setelah bahan tersedia, susun bahan-bahan tersebut secara berlapis dalam wadah. Urutan penyusunannya adalah sebagai berikut: kerikil di bagian bawah, pasir di atas kerikil, arang aktif di atas pasir, dan kain katun di atas arang aktif.
Setelah filter air selesai disusun, tuangkan air ke dalam wadah. Air akan melewati setiap lapisan penyaringan dan akan keluar melalui kain katun. Air yang keluar dari filter ini sudah lebih bersih dan aman untuk dikonsumsi.
“Filter air sederhana ini sangat efektif dalam menghilangkan kotoran dan bakteri dari air.”
Cara Menggunakan Penjernih Air
Setelah penjernih air selesai dibuat, langkah selanjutnya adalah menggunakannya untuk menjernihkan air. Cara menggunakannya cukup mudah, yaitu dengan mengalirkan air yang akan dijernihkan melalui penjernih air yang telah dibuat.
Tips: Untuk hasil yang optimal, pastikan air yang akan dijernihkan tidak terlalu keruh. Jika air terlalu keruh, disarankan untuk menyaring air terlebih dahulu menggunakan kain atau kertas saring sebelum mengalirkannya melalui penjernih air.
Manfaat Menggunakan Penjernih Air

Memiliki air bersih dan layak minum adalah hak dasar setiap orang. Namun, tidak semua orang memiliki akses ke air bersih, terutama di daerah-daerah terpencil atau yang mengalami bencana alam. Oleh karena itu, penjernih air sederhana dapat menjadi solusi untuk menyediakan air bersih dengan mudah dan murah.
- Kesehatan yang Lebih Baik: Air bersih dapat mengurangi risiko penyakit bawaan air, seperti diare, kolera, dan tifus.
- Penghematan Biaya: Penjernih air sederhana dapat menghemat biaya pembelian air kemasan atau galon.
- Kualitas Air yang Lebih Baik: Penjernih air dapat menghilangkan kotoran, bakteri, dan zat kimia dari air, sehingga menghasilkan air yang lebih jernih dan menyegarkan.
- Ramah Lingkungan: Mengurangi penggunaan air kemasan dapat membantu mengurangi limbah plastik dan melindungi lingkungan.
- Mudah Digunakan: Penjernih air sederhana mudah dirakit dan digunakan, bahkan oleh orang yang tidak ahli di bidang teknik.
- Tahan Lama: Dengan perawatan yang tepat, penjernih air sederhana dapat bertahan selama bertahun-tahun.
- Dapat Disesuaikan: Penjernih air sederhana dapat disesuaikan dengan kebutuhan spesifik pengguna, seperti kapasitas air atau tingkat penyaringan.
- Membantu Masyarakat: Penjernih air sederhana dapat menyediakan air bersih bagi masyarakat yang membutuhkan, terutama saat terjadi bencana alam.
Kesimpulan
Dengan bahan-bahan yang mudah didapat dan langkah-langkah yang sederhana, kita dapat membuat penjernih air sendiri. Air yang telah dijernihkan dapat digunakan untuk berbagai keperluan, seperti mencuci, menyiram tanaman, dan mandi.
Penjernih air sederhana ini dapat menjadi solusi praktis dan ekonomis untuk mendapatkan air bersih di daerah yang sulit mendapatkan akses air bersih.
“Air bersih adalah kebutuhan dasar manusia, dan setiap orang berhak mendapatkannya.” – PBB
Semoga artikel ini bermanfaat bagi Anda. Sampai jumpa kembali di artikel menarik lainnya. Terima kasih.


